Berikut Ketentuan Penggunaan Kata Al (اَلْ) dan Tanwīn dalam bahasa Arab, disusun ringkas, sistematis, dan mudah dipahami, khususnya untuk pemula nahwu.
1. Pengertian Singkat
-
Al (اَلْ) → penanda ma‘rifah (kata benda tertentu/definitif)
-
Tanwīn (ــٌ / ــٍ / ــً) → penanda nakirah (kata benda tidak tertentu)
📌 Satu kata tidak boleh memiliki Al dan tanwīn sekaligus
❌ الْكِتَابٌ
✅ الْكِتَابُ
2. Ketentuan Penggunaan Al (اَلْ)
a. Al hanya masuk ke isim
Tidak masuk ke fi‘il atau harf.
✅ الرَّجُلُ
❌ الْيَذْهَبُ
b. Al menjadikan kata ma‘rifah
Contoh:
-
كِتَابٌ → (sebuah buku)
-
الْكِتَابُ → (buku itu)
c. Al pada Shifat–Maushūf
📌 Jika maushūf ma‘rifah, maka shifat juga harus ber-al.
Contoh:
الطَّالِبُ الْمُجْتَهِدُ
3. Ketentuan Penggunaan Tanwīn
a. Tanwīn hanya pada isim nakirah
Contoh:
-
رَجُلٌ
-
بَيْتٍ
b. Tanwīn tidak boleh bersama Al
❌ الْبَيْتٌ
✅ بَيْتٌ
c. Tanwīn tidak masuk pada:
-
Isim ma‘rifah
-
Isim mudhaf
-
Isim tertentu (dhamir, isim isyarah, isim maushul)
Contoh:
❌ بَيْتُ زَيْدٍ (mudhaf → tanpa tanwīn)
4. Hubungan Al dan Tanwīn dalam Shifat–Maushūf
| Maushūf | Shifat | Contoh |
|---|---|---|
| Nakirah | Nakirah (tanwīn) | بَيْتٌ كَبِيرٌ |
| Ma‘rifah | Ma‘rifah (al) | الْبَيْتُ الْكَبِيرُ |
5. Kesalahan Umum (Wajib Dihindari)
❌ الْكِتَابٌ الْجَدِيدٌ
✅ الْكِتَابُ الْجَدِيدُ
❌ كِتَابُ جَدِيدٌ (jika maksudnya sifat, bukan idhafah)
6. Ringkasan Cepat (Hafalan)
-
Al = ma‘rifah
-
Tanwīn = nakirah
-
Al + tanwīn ❌
-
Shifat ikut maushūf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar