Berikut adalah rangkuman dari dokumen "Materi Sesi 8.pdf":
- Definisi dan Pentingnya Evaluasi Strategi: Evaluasi strategi merupakan proses untuk menganalisis rencana strategis dan menilai tingkat keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Hal ini mencakup pemantauan kinerja secara berkelanjutan, membandingkan hasil aktual dengan target, dan memformulasikan ulang strategi jika diperlukan. Evaluasi ini penting untuk memberikan informasi tentang keberhasilan eksekusi, mengantisipasi masalah, serta melindungi organisasi dari keputusan fatal yang berujung pada kegagalan.
- Lingkup dan Tujuan: Lingkup evaluasi terbagi dua, yaitu evaluasi proses strategi (menilai apakah pelaksanaan sesuai rencana) dan evaluasi kinerja strategi (mengukur hasil penerapan strategi). Tujuannya mencakup penentuan kesesuaian pelaksanaan, pengawasan kemajuan, identifikasi program yang gagal, serta pengukuran selisih antara kinerja aktual dengan harapan.
- Tahapan Evaluasi Strategi E-Business:
- Menentukan metrik kinerja: Menetapkan variabel atau kriteria (kualitatif maupun kuantitatif) untuk mengevaluasi hasil kinerja, termasuk Key Performance Indicators (KPIs).
- Mengukur kinerja: Mengumpulkan data hasil kinerja, yang seringkali bersumber dari sistem informasi, untuk mengisi nilai pada metrik-metrik yang telah ditentukan.
- Menganalisis varian: Membandingkan kinerja nyata dengan kinerja standar untuk menemukan perbedaan (varian), kemudian menganalisis penyebab varian yang berada di luar batas toleransi.
- Melakukan tindakan koreksi: Melakukan perbaikan proses, penyesuaian standar, atau bahkan memformulasikan ulang strategi jika target tidak tercapai.
- Metodologi Balanced Scorecard: Merupakan alat ukur kinerja holistik yang menghubungkan visi dengan sasaran strategis melalui empat perspektif: Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Internal, dan Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan.
- Metrik dan KPIs Khusus E-Business:
- Tingkat Konversi: Persentase pengunjung situs yang menjadi pelanggan.
- Biaya per Konversi: Biaya rata-rata untuk mengubah pengunjung menjadi pelanggan.
- Tingkat Gejolak (Churn Rate): Persentase pelanggan yang menghentikan langganannya.
- Tingkat Meninggalkan Kereta Belanja: Persentase pembeli yang batal membeli setelah memasukkan barang ke keranjang.
- Metrik pendukung lainnya meliputi: Pendapatan Per Klik, Bayar Per Klik, Nilai Order Rata-rata, Order Pelanggan Rata-rata, Nilai Menjadi Pelanggan (Customer Lifetime Value), dan Laba Bersih.
- Kriteria Pemilihan KPIs: Metrik dan KPIs harus diturunkan dari visi dan tujuan organisasi, memiliki dampak signifikan, dapat diukur dengan akurat, bersifat real-time, dapat dikendalikan oleh manajer, dan bermanfaat untuk perbaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar