Rangkuman Materi Inisiasi Ke-7: Fi’il (Kata Kerja) dalam Bahasa Arab
Materi ini membahas tentang jumlah fi’liyah, yaitu kalimat yang diawali dan menggunakan kata kerja (fi’il). Susunan kalimat fi’liyah terdiri dari: Fi’il (kata kerja) + Fa’il (subjek) + Maf’ul bih (objek).
1. Pengertian Fi’il
Fi’il adalah kata kerja yang menunjukkan suatu perbuatan yang terikat waktu. Contohnya:
-
كَتَبَ (telah menulis)
-
يَكْتُبُ (sedang/akan menulis)
-
اُكْتُبْ (tulislah)
Karena terikat waktu, fi’il terbagi menjadi tiga jenis.
2. Fi’il Madhi (Kata Kerja Lampau)
Fi’il madhi menunjukkan perbuatan yang telah terjadi di masa lalu.
Ciri-cirinya:
-
Dapat ditambah ta’ ta’nits untuk subjek perempuan
-
Bentuknya berubah di akhir kata sesuai dhamir
Contoh: كَتَبَ، نَصَرَ، فَعَلَ
3. Fi’il Mudhari’ (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)
Fi’il mudhari menunjukkan perbuatan yang sedang berlangsung atau akan terjadi.
Ciri-cirinya:
-
Perubahan terjadi di awal dan akhir kata
-
Sering diawali huruf zaidah: hamzah, nun, ya’, ta’
-
Bisa dimasuki: sin, saufa, lam, lan
Contoh: يَكْتُبُ، يَقْرَأُ
4. Fi’il Amar (Kata Kerja Perintah)
Fi’il amar digunakan untuk memberi perintah.
-
Fa’il-nya adalah dhamir mukhathab (orang kedua)
-
Contoh dhamir: أَنْتَ، أَنْتِ، أَنْتُمْ
-
Contoh fi’il amar: اُكْتُبْ (tulislah)
Catatan: Jika akhir fi’il sukun bertemu alif lam isim ma’rifah, sukun berubah menjadi kasrah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar