Rangkuman Modul 1.3: Definisi dan Konsep E-Business
1. Definisi E-Business
- Pengertian: E-business (bisnis elektronik) adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis atau semiotomatis menggunakan sistem informasi komputer dan teknologi internet.
- Asal-usul: Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, CEO IBM.
- Cakupan Operasional: Menggunakan internet, intranet, dan ekstranet untuk mendukung proses komersial, komunikasi internal, kolaborasi perusahaan, serta hubungan dengan pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan. E-business berkaitan dengan seluruh rantai nilai (value chain), meliputi electronic purchasing, supply chain management, pemrosesan order, hingga pengelolaan SDM.
- Tujuan: Meningkatkan daya saing organisasi melalui penerapan teknologi digital inovatif di seluruh lini organisasi.
2. Definisi E-Commerce
- Pengertian: E-commerce (perdagangan elektronik) berfokus pada proses transaksi bisnis lewat internet, mencakup transaksi jual-beli barang/jasa, layanan pemasaran, serta pelayanan purna jual.
- Perspektif E-Commerce:
- Komunikasi: Penyampaian informasi, produk, layanan, atau pembayaran secara elektronik.
- Proses Bisnis: Otomatisasi transaksi bisnis dan alur kerja.
- Layanan: Efisiensi biaya serta peningkatan kecepatan dan kualitas pengiriman layanan.
- Online: Transaksi pembelian dan penjualan produk/informasi secara online (sell-side dan buy-side).
3. Tahap Evolusi E-Bisnis
Menurut Laudon dan Laudon (2012), evolusi e-bisnis terbagi menjadi tiga fase:
- Fase Inovasi (1995–2000)
- Fase Konsolidasi (2001–2006)
- Fase Re-Invensi (2006–sekarang)
4. Perbedaan dan Hubungan E-Business vs E-Commerce
Menurut Chaffey (2015) dan Turban et al (2018), hubungan dan perbedaan keduanya meliputi:
- Hirarki & Lingkup: E-commerce adalah bagian (subset) atau satu aspek dari e-business yang cakupannya jauh lebih luas.
- Fokus Utama: E-commerce berorientasi pada transaksi jual-beli digital dan transaksi keuangan. Sebaliknya, e-business tidak menjadikan transaksi keuangan sebagai hal utama, melainkan keterpaduan proses bisnis internal seperti e-learning, perancangan produk, dan manajemen rantai pasokan.
- Dukungan Teknologi: E-business memanfaatkan infrastruktur internet secara penuh ditambah basis data (database), e-mail, serta sistem pengiriman dan pembayaran terintegrasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar