1. Manfaat Implementasi E-Bisnis bagi Perusahaan
Penggunaan e-bisnis memberikan berbagai manfaat operasional dan strategis bagi organisasi/perusahaan, antara lain:
- Meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
- Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan secara luas.
- Meningkatkan efisiensi perusahaan.
- Mempermudah pengelolaan aset perusahaan.
- Meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
- Meningkatkan komunikasi dengan seluruh stakeholder.
- Mengatasi kesenjangan digital.
- Menjadi media untuk mempromosikan kompetensi perusahaan.
- Memperlancar transaksi bisnis.
- Menjadi sarana penyebaran informasi secara luas.
2. Jenis-Jenis E-Marketplace
Terdiri dari dua kategori utama berdasarkan kepemilikan dan aksesnya:
- E-Marketplace Swasta/Komersial: Dimiliki dan dioperasikan oleh satu perusahaan (contoh: starbucks.com, dell.com, target.com, united.com). E-marketplace ini melayani penjualan langsung dari satu perusahaan ke banyak pembeli (one-to-many), baik untuk segmen B2C maupun B2B.
- E-Marketplace Publik: Dimiliki oleh pihak ketiga atau konsorsium kecil perusahaan. Melayani penjual dan pembeli secara terbuka/umum serta biasanya diatur oleh regulasi pemerintah.
3. Jenis-Jenis Model E-Bisnis (Peter Weill & Michael R. Vitale)
Terdapat 8 tipe model e-bisnis utama:
- Direct to Customer: Penjualan melalui hubungan langsung antara perusahaan dan pelanggan.
- Full-Service Provider: Menyediakan berbagai fasilitas dan jasa untuk mendukung operasi bisnis perusahaan lain.
- Whole of Enterprise: Menawarkan fasilitas satu pintu (single point of contact) untuk layanan yang melibatkan banyak pihak.
- Intermediaries: Berperan sebagai perantara (broker) informasi, data, segmen industri, atau komunitas.
- Shared Infrastructure: Menyewakan infrastruktur TI seperti basis data, aplikasi, perangkat keras, dan jaringan.
- Virtual Community: Memanfaatkan komunitas dunia maya untuk menawarkan produk dan jasa digital.
- Value Net Integrator: Mengintegrasikan sumber daya internet untuk menciptakan produk atau layanan baru.
- Content Provider: Menyediakan dan mendistribusikan konten, data, informasi, atau knowledge bernilai tinggi.
4. Lelang Elektronik (E-Auctions)
- Pelaksanaan dan mekanisme lelang fisik yang diahlihkan secara online.
- Mulai berkembang sejak tahun 1980-an melalui jaringan LAN dan meluas ke web berbasis internet sejak tahun 1995 untuk memfasilitasi penjual dan penawar barang secara online.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar