Sabtu, 19 September 2026

"Pengantar Metode Penelitian Ekonomi"


1. Pengertian & Pentingnya Penelitian Ekonomi

  • Definisi: Kegiatan sistematis untuk menemukan, mengembangkan, dan memverifikasi pengetahuan melalui proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi data (Mouly, 1978; Greenlaw, 2006).

  • Pentingnya Penelitian Ekonomi:

    1. Sarana penciptaan pengetahuan.

    2. Mendorong perkembangan ilmu dan kebijakan ekonomi.

    3. Menjadi dasar lahirnya mazhab-mazhab ekonomi (seperti Adam Smith, Karl Marx, Keynes).

    4. Mendukung pembangunan, kebijakan publik, dan pengembangan bisnis.

2. Tujuan Penelitian

  • Mengembangkan disiplin ilmu (ekonomi, sosial, maupun alam).

  • Menjadi dasar dalam pembuatan kebijakan publik (misalnya isu kemiskinan dan pemerataan).

  • Memecahkan masalah spesifik di tengah komunitas/masyarakat.

3. Klasifikasi Penelitian

  • Berdasarkan Sifatnya:

    • Penelitian Dasar (Basic Research): Berfokus pada pengembangan teori dan tidak berfokus pada aplikasi jangka pendek.

    • Penelitian Terapan (Applied Research): Berfokus pada pemecahan masalah nyata yang bersifat praktis/aplikatif.

  • Berdasarkan Metodenya:

    • Kuantitatif: Menggunakan data angka dan analisis statistik untuk pengujian teori, generalisasi, serta prediksi.

    • Kualitatif: Menggunakan data naratif (wawancara, studi kasus) untuk pemahaman mendalam terhadap suatu fenomena.

4. Tahapan Penelitian Ilmiah

  1. Menentukan topik penelitian.

  2. Menyusun desain riset (proposal, rumusan masalah, kecukupan data, dan metode).

  3. Mengumpulkan data (baik data primer maupun sekunder).

  4. Menganalisis data.

  5. Menulis laporan hasil penelitian.

5. Keunikan Penelitian Ekonomi

  • Bersifat fungsional, bukan deterministik.

  • Banyak memanfaatkan dan menggunakan data sekunder.

  • Mengakomodasi aspek perilaku manusia sehingga hasilnya tidak selalu pasti.

  • Menggunakan teknik Ekonometrika untuk mengatasi kesalahan acak (error term).

6. Paradigma Penelitian

  • Positivisme: Berfokus pada observasi, eksperimen, dan verifikasi (dominan pada pendekatan kuantitatif).

  • Anti-Positivisme (Natural Inquiry): Memperhatikan norma, nilai, dan simbol dalam masyarakat (dominan pada pendekatan kualitatif).

  • Critical Theory: Bersifat dialogis dan reflektif dengan menggabungkan teknik observasi dan wawancara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Studi Kelayakan Bisnis "Clothing ByRana"

  Berikut adalah rangkuman dari laporan Studi Kelayakan Bisnis "Clothing ByRana" yang dipresentasikan oleh Gusneli Yanti Putri: 1...