Rangkuman: Sejarah Perkembangan E-Bisnis
1. Sejarah Lahirnya E-Bisnis
- Inovasi Awal: Online shopping diciptakan oleh Michael Aldrich di Inggris pada tahun 1979 dengan memanfaatkan jaringan telepon umum, mode dial-up, dan leased line.
- Model Bisnis Pertama:
- B2B: Thomson Holidays menjadi model bisnis B2B elektronik pertama yang tercatat pada tahun 1981.
- B2C: Gateshead SIS / Tesco menjadi model B2C pertama pada tahun 1984, dengan konsumen online shopping pertama bernama Nyonya Jane Snowball di Inggris.
- Adopsi Industri: Selama 1980-an, produsen otomotif (Ford, Peugeot-Talbot, General Motors, Nissan) mulai mengadopsi sistem Aldrich secara luas.
2. Penemuan World Wide Web (WWW) & Komersialisasi Internet
- Pengembangan Web: Tim Berners-Lee menciptakan World Wide Web pada tahun 1990 yang mengubah jaringan akademis menjadi sistem internet umum.
- Komersialisasi: Kegiatan komersial di internet dilarang hingga tahun 1991. Internet mulai populer sekitar tahun 1994, dan membutuhkan waktu lima tahun untuk menerapkan protokol keamanan dan DSL untuk belanja online.
- Perkembangan Lanjutan: Pada akhir tahun 2000, perusahaan di Eropa dan Amerika Serikat marak menawarkan jasa via WWW, memicu populernya istilah e-commerce dan evolusi konsep e-bisnis.
3. Tren Pertumbuhan Pengguna dan Situs Web
- Pertumbuhan Pengguna: Pengguna internet melonjak dari nol pada tahun 1993 menjadi 10 juta (1996), sekitar 500 juta (2004), dan mencapai 4,1 miliar pada Desember 2018.
- Situs & Domain: Situs web bertumbuh dari sekitar 50 situs pada awal perilisan HTTP/HTML menjadi jutaan situs pada akhir dekade 1990-an, serta mencatatkan 1,94 miliar situs dan 342 juta nama domain pada 2018.
- Fakta Unik: Islandia tercatat sebagai negara dengan tingkat penetrasi internet tertinggi di dunia, mencapai 100%.
4. Pengaruh Hukum Moore dan Transformasi Bisnis
- Hukum Moore: Pertumbuhan eksponensial internet dan teknologi informasi sering dikaitkan dengan Hukum Moore (prediksi Gordon Moore, pendiri Intel), di mana jumlah komponen/transistor dalam chip berlipat ganda setiap 24 bulan.
- Dampak Pada Industri: Internet menciptakan saluran komunikasi yang murah dan efisien bagi individu, masyarakat, bisnis, dan pemerintah. Hal ini mendorong komunitas bisnis untuk terus berinovasi dalam memenuhin kebutuhan konsumen, merancang produk/layanan baru, serta meraih keunggulan kompetitif dan profitabilitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar