1. Konsep Dasar e-Bisnis vs e-Commerce
- Pengertian e-Bisnis: Kegiatan bisnis yang menjalankan proses bisnisnya dengan memanfaatkan jaringan internet oleh entitas bisnis. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner (CEO IBM).
- Perbedaan Utama: e-Commerce hanya berfokus pada kegiatan transaksi jual-beli barang/jasa secara digital (e-commerce adalah bagian dari e-bisnis). Sedangkan e-bisnis mencakup area yang jauh lebih luas, seperti melayani konsumen, kolaborasi dengan mitra bisnis, pendelegasian alur kerja internal, hingga pembelajaran (e-learning).
- Entitas e-Bisnis (7 Klasifikasi): Agent, Business, Consumer, Device, Employee, Family, dan Government (contoh: B2C, G2G, D2D, B2F).
- Dampak Pandemi Covid-19: Mempercepat migrasi dari sistem konvensional/manual ke sistem online/hybrid, mengubah pandangan masyarakat, dan meningkatkan literasi teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0.
- Dimensi Ruang Lingkup e-Bisnis (Prinsip 4W):
- What: Mencakup kolaborasi luas, bukan sekadar transaksi jual-beli.
- Who: Melibatkan seluruh entitas bisnis yang berinteraksi di ruang lingkup e-bisnis.
- Where: Aktivitas bisnis dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja sepanjang terhubung dengan jaringan internet.
- Why: Menghasilkan keunggulan bersaing (competitive advantage), memangkas biaya (cost cutting), dan meningkatkan pendapatan (revenue).
2. Perangkat Teknologi e-Bisnis
A. Perangkat Keras (Hardware)
Pondasi fisik yang menggerakkan proses informasi dari input, proses, hingga output.
- Alat Masukan (Input Device): Keyboard, Pointing Device (mouse, touchscreen), Scanner, Sensor/Camera, dan Voice Recognizer.
- Unit Pemroses & Penyimpanan: Central Processing Unit (CPU), memori utama, dan alat simpanan luar.
- Alat Keluaran (Output Device): Hardcopy device (printer) dan softcopy device (layar/monitor).
B. Perangkat Lunak (Software)
Kode/program yang memberikan perintah kepada perangkat keras:
- System Software: Mengoperasikan sistem komputer (Sistem Operasi seperti Windows, macOS, Android, iOS, Linux; serta Utility dan Language Software).
- Application Software: Program khusus untuk menyelesaikan tugas tertentu (Microsoft Office, Oracle, Photoshop, browser internet, dll.).
C. World Wide Web (WWW) & Internet
- WWW: Sistem peramban di bawah internet yang menyimpan, mengambil, memformat, dan menampilkan informasi berbentuk hypertext (menggunakan protokol HTTP dan standar HTML).
- Internetworking: Konsep jejaring yang membuka peluang bagi UMKM untuk berkolaborasi dengan perusahaan besar guna memperpendek rantai distribusi dan menekan biaya operasional.
- Internet of Things (IoT): Konsep yang menghubungkan berbagai perangkat ke internet sehingga dapat saling berkomunikasi, memonitor, dan mengambil keputusan otomatis (contoh: smart home, kontrol panel listrik, CCTV).
3. Infrastruktur & Teknologi Pendukung e-Bisnis
- Electronic Data Interchange (EDI): Pertukaran informasi transaksi bisnis secara langsung antar-komputer organisasi yang terstandarisasi secara real-time untuk mengurangi penggunaan kertas/dokumen fisik.
- Teknologi Nirkabel (Wireless): Pemindahan data menggunakan gelombang elektromagnetik melalui udara (Wi-Fi, Seluler, Bluetooth, Satelit, Infra Merah). Memungkinkan hadirnya konsep portable office.
- Televisi Interaktif & Smart TV: Teknologi televisi dua arah berbasis internet dan OS Android yang memfasilitasi layanan Video on Demand (VoD) seperti Netflix, YouTube, dan IndiHome.
4. Sistem Pembayaran & Model Bisnis Modern
A. Sistem Pembayaran e-Bisnis
Mencakup e-Banking (perbankan online), Bank Virtual Murni, Kartu Kredit, Mobile Banking (M-Banking), serta Dompet Digital / e-Wallet (OVO, DANA, ShopeePay, BliPay).
B. Ekonomi Digital & Model Bisnis Baru
- Sharing Economy (Konsumsi Kolaboratif): Sistem ekonomi berbasis penggunaan bersama barang/jasa tanpa harus memilikinya (contoh: GoCar/GrabCar, pertukaran rumah, P2P Lending).
- Perusahaan Digital (Digital Enterprise): Model bisnis (seperti Amazon, eBay, Google) yang mengotomatisasi sebagian besar proses bisnisnya melalui jaringan komputer/internet guna memperoleh keunggulan bersaing.
- Penjualan Langsung (Direct Selling) & P2P: Penjualan langsung via website tanpa perantara (memangkas biaya komisi agen), penggunaan Buy Button di media sosial (Facebook, Twitter, Instagram), serta platform P2P Lending/Sharing.
- Properti, Asuransi, & Saham Online: Peralihan transaksi real estate online, pialang asuransi online, serta platform perdagangan saham real-time (seperti IPOT, Stockbit, BIONS).
- Media Sosial & Web 2.0: Pemanfaatan platform berbasis pengguna (user-generated content) oleh para pengusaha untuk strategi pemasaran, layanan pelanggan, penciptaan nilai bisnis, dan keterlibatan emosional pelanggan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar