๐ท Apa itu Akad Istishna?
Akad istishna adalah akad jual beli pembuatan atau produksi barang yang dilakukan berdasarkan pesanan, di mana:
-
Penjual (produsen/pembuat) membuat barang sesuai spesifikasi yang disepakati dengan pembeli.
-
Pembayaran bisa dilakukan secara bertahap atau penuh, baik di muka, selama proses, atau setelah barang selesai.
๐ท Karakteristik Utama Akad Istishna
-
✅ Barang dibuat atau diproduksi sesuai pesanan dan spesifikasi pembeli.
-
✅ Pembayaran fleksibel: bisa di muka penuh, bertahap selama produksi, atau setelah barang jadi.
-
✅ Waktu penyerahan barang ditentukan dalam kontrak.
-
✅ Cocok untuk barang yang belum tersedia secara fisik saat akad dibuat, misalnya konstruksi, mesin, atau produk manufaktur khusus.
-
✅ Penjual bertanggung jawab membuat dan menyerahkan barang sesuai kesepakatan.
๐ท Perbedaan dengan Akad Salam
| Aspek | Akad Salam | Akad Istishna |
|---|---|---|
| Pembayaran | Tunai penuh di muka | Bisa tunai penuh, bertahap, atau kredit |
| Barang | Harus sudah jelas spesifikasi dan jumlahnya | Barang dibuat sesuai pesanan dan spesifikasi |
| Fungsi | Pembelian barang yang akan diserahkan | Pembuatan atau produksi barang berdasarkan pesanan |
| Risiko | Risiko barang pada penjual sampai diserahkan | Risiko produksi dan penyerahan pada penjual |
๐ท Contoh Kasus Akad Istishna
-
Perusahaan konstruksi menerima pesanan pembangunan gedung dari klien, pembayaran dilakukan bertahap selama pengerjaan.
-
Pembelian mesin khusus yang belum ada di pasaran, dibuat sesuai permintaan pembeli.
Dalam akad istishna, terutama jika pembayaran dilakukan secara bertahap selama proses produksi, pendapatan diakui secara proporsional sesuai dengan progres pengerjaan atau tahap pembayaran yang diterima.
Ini sesuai dengan prinsip pengakuan pendapatan yang merefleksikan penyelesaian pekerjaan dan penerimaan pembayaran, sehingga pendapatan tidak langsung diakui penuh di awal atau saat penyerahan saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar