1. Analisis Aspek Manajemen
- Pentingnya Analisis Manajemen: Sebelum melakukan perencanaan, penting untuk mengetahui penyebab kegagalan manajemen agar dapat merencanakan manajemen yang sesuai untuk proyek.
- Sebab Kegagalan Manajemen (Murray D. Bryce):
- Gagal memahami fungsi Top Manajemen.
- Wewenang dan tanggung jawab tidak memadai.
- Kurang tenaga manajemen yang memadai dan berpengalaman.
- Kekurangan pemimpin berbakat dan tidak ada pendelegasian.
- Kurang kesadaran akan profit, biaya, alat akuntansi, SDM, dan fungsi pemasaran.
- Manajemen Pembangunan Proyek terbagi dua:
- Selama tahap rencana pembangunan: Menggunakan pendekatan Top-Down, Bottom-Top, Campuran, atau Kelompok.
- Selama operasi komersial: Merancang pelaksanaan dengan membagi proyek menjadi berbagai kegiatan dan menentukan jadwal hingga produksi komersial.
- Teknik Perencanaan: Membantu memperkirakan penyelesaian proyek, contohnya Bagan Gantt, PERT, dan Metode Jalur Kritis (critical path method).
- Pertanyaan untuk Rencana Operasi Proyek: Meliputi bentuk badan usaha, jenis pekerjaan, persyaratan, struktur organisasi, dan cara memperoleh tenaga kerja.
2. Analisis Aspek Hukum
- Tujuan Aspek Hukum: Penilaian yuridis penting bagi calon kreditor dan investor untuk memastikan proyek tidak menyimpang dari hukum.
- Faktor yang Diteliti:
- Siapa Pelaksana Proyek: Individu/organisasi (sponsor proyek) seperti pemilik tunggal, direksi PT, dsb.
- Proyek yang Dilaksanakan: Berkaitan dengan bidang usaha, fasilitas, gangguan lingkungan, pengupahan, dan manajemen investasi aktiva tetap.
- Lokasi Proyek: Terkait perencanaan wilayah dan status tanah.
- Waktu Pelaksanaan: Terkait masa berlaku Anggaran Dasar dan berbagai perizinan (izin usaha, IMB, HO, izin lokasi, dll).
- Cara Pelaksanaan Proyek: Menyangkut cara mendapatkan tambahan modal (dari perorangan atau lembaga keuangan) dan penentuan hak/kewajiban penanam modal.
3. Mengenali Dampak dan Kasus Lingkungan
- Kontribusi Publik & Usaha: Proyek memberikan kontribusi penerimaan negara (pajak, dividen).
- Pembangunan Berkelanjutan: Proyek harus berwawasan lingkungan hidup.
- Hal lain yang perlu diperhatikan adalah rujukan/analisis kasus lingkungan serta implementasi/analisis dampak kerusakan lingkungan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar