Materi ini membahas dua pilar utama dalam operasional bisnis modern:
1. Sistem Perusahaan
Sistem perusahaan adalah serangkaian komponen yang saling terhubung untuk mendukung proses bisnis operasional dengan tujuan meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan mencapai target strategis.
Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS): Bertugas menangani, mencatat, dan memproses transaksi bisnis harian (misal: penjualan, pembayaran).
Enterprise Resource Planning (ERP): Sistem terintegrasi yang merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan secara keseluruhan, seperti keuangan, produksi, dan persediaan.
Manajemen Rantai Pasok (SCM): Mengoordinasikan aliran barang dan informasi dari pemasok hingga ke pelanggan akhir untuk efisiensi biaya dan waktu pengiriman. Di dalamnya mencakup sistem manajemen persediaan (menghindari kelebihan/kekurangan stok) dan sistem pengadaan.
2. Sistem Pendukung Manajerial
Sistem ini menyediakan informasi analitis mendalam guna membantu berbagai tingkatan manajer dalam mengambil keputusan, baik itu keputusan terstruktur (sudah baku) maupun tidak terstruktur (melibatkan ketidakpastian).
Sistem Informasi Manajerial (MIS): Menyediakan laporan informasi rutin untuk mendukung keputusan manajerial sehari-hari.
Sistem Pendukung Keputusan (DSS): Membantu manajer membuat keputusan pada masalah yang kompleks atau tidak terstruktur dengan menyediakan alternatif keputusan dan menganalisis dampaknya. DSS terdiri dari tiga komponen utama: Database, Model analitik, dan User Interface. Contoh penerapannya adalah untuk analisis proyeksi arus kas (keuangan), efektivitas kampanye (pemasaran), dan optimasi rantai pasok (manufaktur).
Sistem Eksekutif (ESS): Menyediakan informasi level makro (seperti analisis pasar dan tren strategis) yang dibutuhkan oleh jajaran eksekutif puncak.
Kesimpulan
Sistem Perusahaan memegang peranan vital dalam memastikan kelancaran operasional dan integrasi sumber daya harian (melalui TPS, ERP, dan SCM). Di sisi lain, Sistem Pendukung Manajerial (MIS, DSS, ESS) memanfaatkan data tersebut untuk memberdayakan para manajer dan eksekutif dalam mengambil keputusan taktis maupun strategis yang lebih akurat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar