1. Perumusan Strategi (Strategy Formulation - Porter’s Generic Strategy)
Strategi bersaing dapat ditentukan berdasarkan keunggulan bersaing (costs atau differentiation) serta cakupan pasar (entire market atau a segment):
- Strategi Kepemimpinan Biaya (Cost Leadership): Bertujuan menjadi produsen dengan biaya terendah di seluruh pasar agar dapat menjual produk/jasa dengan harga lebih murah dari pesaing dan menguasai pasar.
- Strategi Diferensiasi (Differentiation): Berfokus pada penawaran keunikan produk/jasa (kualitas, karakteristik, atau keunggulan khas) yang bernilai bagi konsumen sehingga berbeda dari pesaing.
- Strategi Fokus (Cost Focus & Differentiation Focus): Berfokus melayani kebutuhan spesifik pada ceruk pasar (market niche) tertentu, baik menggunakan pendekatan biaya rendah maupun diferensiasi.
2. Strategi Implementasi (Management Approach)
- Implementasi e-bisnis dilakukan dengan mengaplikasikan teknologi pada rantai nilai bisnis.
- Pemanfaatan mobile wireless internet memberikan fleksibilitas tinggi dan sangat cocok jika dikombinasikan dengan strategi cost leadership.
- Keuntungan Strategi Cost Leadership:
- Memperoleh pendapatan di atas rata-rata meskipun persaingan ketat.
- Memiliki perlindungan dari posisi tawar (bargaining power) pembeli yang kuat.
- Memberikan fleksibilitas dalam bekerja sama dengan pemasok.
- Membangun hambatan masuk (barrier to entry) yang tinggi bagi pesaing melalui keunggulan biaya dan skala ekonomi.
3. Customer Relationship Management (e-CRM)
- e-CRM merupakan sistem aplikasi lintas fungsi dalam e-bisnis yang mengintegrasikan dan mengotomatisasi berbagai proses yang berkaitan langsung dengan konsumen.
- Cakupan operasinya meliputi penjualan, pemasaran langsung, penanganan akun, manajemen pesanan, hingga dukungan/layanan pelanggan (customer support).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar