Tujuan dan Konsep Dasar
Materi ini disusun oleh Dr. Ake Wihadanto dan bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami prinsip, langkah-langkah, serta peran grafik, matematika, dan ekonometrika dalam pembentukan model ekonomi. Model ekonomi digunakan untuk membantu memahami dan memprediksi fenomena ekonomi di dunia nyata.
Prinsip Pembentukan Model yang Baik
Menurut Gabaix & Laibson (2008), terdapat 7 kriteria untuk model ekonomi yang baik:
- Parsimony (Kesederhanaan): Model dibuat sesederhana mungkin tanpa membuang variabel yang penting.
- Tractability: Model harus mudah dipahami dan juga mudah untuk dianalisis.
- Conceptual Insightfulness: Model harus mampu menggambarkan sifat-sifat fundamental ekonomi.
- Generalizability: Model dapat digunakan atau digeneralisasikan pada berbagai situasi.
- Falsifiability & Empirical Consistency: Kebenarannya dapat diuji dan harus konsisten dengan data-data empiris.
- Predictive Precision: Memiliki tingkat ketepatan prediksi yang baik.
Langkah-langkah dan Pendekatan Pemodelan
- Langkah-langkah pemodelan dimulai dari pencarian ide, menilai kelayakan ide (state-of-the-art), menunda membaca literatur terlalu awal, membangun model sederhana, hingga melakukan generalisasi terhadap model tersebut.
- Ide-ide penelitian ekonomi dapat bersumber dari observasi fenomena nyata, masalah riil di dunia bisnis, diskusi dengan praktisi, hingga jurnal atau artikel.
- Dalam membangunnya, peneliti dapat menggunakan pendekatan Specific-to-General (STOG) dari sederhana ke kompleks, atau General-to-Specific (GETS) dari umum ke yang lebih sederhana.
- Alat bantu seperti grafik dan diagram berguna untuk memahami proses, model matematika digunakan untuk memberikan representasi formal hubungan antar variabel, dan statistika/ekonometrika berperan menguji estimasi data.
Ilustrasi Teori dan Contoh Model
Dokumen ini juga memberikan contoh-contoh pemodelan sederhana:
- Model Permintaan Konsumen: Memodelkan keputusan konsumen berdasarkan harga dan pendapatan dengan asumsi konsumen rasional untuk memaksimalkan kepuasan.
- Model Keunggulan Absolut (Adam Smith): Menggambarkan efisiensi spesialisasi dua negara dalam memproduksi barang tertentu guna meningkatkan kesejahteraan lewat perdagangan.
- Model Penawaran dan Permintaan: Menjelaskan pencapaian harga keseimbangan (permintaan sama dengan penawaran) di sebuah pasar.
- Model Konsumsi Keynesian: Menunjukkan bagaimana tingkat konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh besarnya pendapatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar